https://vt.tiktok.com/ZSQW3W8cv/ Berdasarkan video tersebut, terlihat anak-anak melakukan gerakan freestyle atau akrobatik dengan bertumpu pada kepala dan tangan tanpa menggunakan alat pengaman serta tanpa pendampingan yang memadai. Dari sudut pandang pendidikan, tindakan ini perlu dikritisi karena berpotensi menimbulkan risiko cedera pada bagian kepala, leher, tulang belakang, maupun anggota tubuh lainnya. Pada usia sekolah dasar, kondisi fisik anak masih berada dalam tahap pertumbuhan sehingga belum sepenuhnya siap melakukan gerakan akrobatik yang memiliki tingkat kesulitan dan risiko tinggi. Selain itu, fenomena ini menunjukkan adanya pengaruh media sosial terhadap perilaku anak. Anak cenderung meniru konten yang sedang viral tanpa mempertimbangkan aspek keamanan dan konsekuensi yang mungkin terjadi. Hal ini menunjukkan masih rendahnya literasi digital pada anak, yaitu kemampuan untuk menyaring informasi dan memahami bahwa tidak semua konten yang beredar di media sosial layak u...